Wednesday, September 09, 2009

General Ledger(GL)

GL menyediakan dukungan atas seluruh aktivitas akuntansi keuangan , beberapa fiture yang tersedia pada General Ledger adalah :

• Fleksibilitas penstrukturan alokasi/penggunaan biaya dan transaksi keuangan berdasarkan kelompok tertentu atau tingkatan tertentu di perusahaan.
• Otomasi dan distribusi aplikasi sehingga semua perubahan dan pembaruan data dapat dilakukan secara otomatis dan terintegrasi,sehingga hasilnya dapat didistribusikan ke berbagai aplikasi pendukung.
• Kostumisasi pelaporan yang mampu menyajikan dokumen laporan keuangan yang dapat dimodifikasi sesuai dengan keperluan perusahaan, dari berbagai sudut pandang ,simultan dan pararel baik dari sudut pandang general ledger dan aplikasi akuntansi manajerial.
Secara umum , General Ledger akan mencatat semua transaksi yang terjadi di perusahaan yang meliputi transaksi atas kekayaan tetap (fixed asset),pembayaran kemitra kerja , pembelian , penjualan ,penerimaan dari konsumen dan pengeluaran untuk karyawan (gaji dan kompensasi lain).



Labels: ,

Tuesday, September 08, 2009

Balance Sheet

Saya coba mendeskripsikan secara singkat mengenai Balance Sheet (Neraca).

Sebagai seorang non-accountant yg mendeskripsikan Neraca, Neraca merupakan snapshot dari kondisi finansial sebuah company. Neraca terdiri dari 2 bagian, bagian aktiva dan pasiva, dari kedua bagia tersebut di bagi lagi masing-masing 2 bagian, bagian aktiva menjadi aktiva aktif (Current Asset) dan aktiva tetap (Fixed Asset), sedangkan bagian pasiva dibagi menjadi bagian Hutang (liabilities) dan Modal (ownership equity).

Sebuah company yg baru mulai usahanya, dalam mencatatkan ke Necara, flownya akan mulai dari bagian pasiva, company untuk memulai bisnis tentu akan memerlukan modal, kalau modal masih kurang akan ditambah dengan cara meminjam kekurangannya, oleh karena itu pencatatan akan dimulai di bagian Modal kemudian di bagian Hutang, setelah memiliki dana untuk memulai bisnis, company tentunya akan membelanjakan dana yg tersedia untuk belanja Asset tetap yg akan dicatat di bagian Fixed Asset, tentunya tidak semua dana yg ada dihabiskan semua untuk belanja Fixed Asset tentu disisakan untuk dana operasional yg akan dicatat di bagian Current Asset.
Prinsip keseimbangannya dari yg dideskripsikan di atas adalah Asset = Hutang + Modal.

Setelah memiliki Asset company akan mulai usahanya dan tentunya bertujuan untuk mendapatkan laba (profit), dalam tiap periode walaupun sekarang bisa realtime, pencatatan profit/loss disisi pasiva.
Prinsip keseimbangan berikutnya adalah Asset (meningkat/turun) = Hutang + Modal + Laba/Rugi

MSY


Labels: ,

Thursday, November 01, 2007

Belajar SAP FI/CO

Di dunia accounting, systems pelaporan pada dasarnya dibedakan menjadi 2 bagian besar; management accounting dan financial accounting. Dua-dua nya mempunyai objective yang berbeda dan cara pengukuran dan standard yang berbeda.
Management accounting (controlling) itu deal dengan systems performance, pengukuran seberapa efektif suatu systems. Standardnya ditentukan sendiri oleh user, terserah bagaimana user menghitung dan men-set up standardnya, bisa berbeda2 antara satu company dengan company yang lain.

Sedangkan financial accounting, adalah systems pelaporan keuangan yang nantinya akan diberikan kepada pihak ketiga. Kalo di sini, standardnya udah di tentukan, jadi bakalan sama cara penghitungannya di semua company.
Financial accounting sebagai alat komunikasi antar data keuangan/aktivitas perusahaan dengan pihak-pihak yang berkepentingan dengan data-data/aktivitas tersebut. Setiap perusahaan mempunyai Financial report yang bertujuan menyediakan informasi yang menyangkut posisi, keuangan, kinerja serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah besar pengguna informasi dalam pengambilan keputusan secara ekonomi. Financial report harus disiapkan secara periodik untuk pihak-pihak yang berkepentingan antara lain, masyarakat dan pemerintah, pemasok dan kreditur, pemilik, manajer perusahaan, investor, pelanggan dan karyawan.Kreditur menggunakan data keuangan untuk mengevaluasi kemampuan perusahaan dalam membayar kembali hutang dan bunganya. Pemilik perusahaan menggunakan data keuangan perusahaan untuk menaksir kondisi keuangan perusahaan dan memutuskan apakah sahamnya dijual atau ditahan. Sedangkan manajemen perusahaan memperhatikan dan memenuhi segala peraturan penyusunan laporan keuangan.

Sistem aplikasi SAP terdiri dari sejumlah modul yang terintegrasi penuh, dan menjangkau seluruh aspek dalam manajemen bisnis. Sistem SAP dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan yang meningkat dari organisasi komersial maupun non-komersial yang menginginkan tercapainya efektivitas dan efisiensi dalam berorganisasi.

Modul-modul Financial dan Controlling yang terdapat didalam SAP sbb:
1. FI-Financial Accounting, Software bisnis SAP ditujukan untuk menyediakan pengukuran secara kontinu terhadap profitabilitas perusahaan. Modul FI juga mengukur kinerja keuangan perusahaan, berdasarkan pada data transaksi intenal maupun eksternal.Modul FI menyediakan dokumen keuangan yang mampu melacak (mengaudit) setiap angka yang terdapat dalam suatu laporan keuangan hingga ke data transaksi awalnya.
2. CO-Controlling, Fungsi dari modul CO adalah untuk mendukung empat kegiatan operasional: Pengendalian capital investment, Pengendalian aktivitas keuangan perusahaan, memonitor dan merencanakan pembayaran, Pengendalian pendanaan terhadap procurement, pengadaan dan penggunaan dana di setiap area, Pengendalian biaya dan profit berdasarkan semua aktivitas perusahaan
3. IM-Investment Management, Fungsi dari modul IM ini overlapping dengan fungsi yang dijalankan oleh modul TR, namun modul IM lebih spesifik ditujukan untuk menganalisis kebijakan investasi jangka panjang dan fixed assets dari perusahaan dan membantu manajemen dalam membuat keputusan.
4. EC-Enterprise Controlling, Tujuan dari modul EC adalah untuk memberikan akses bagi Enterprise Controller kepada Information Warehouse mengenai hal-hal berikut: Kondisi keuangan perusahaan- Hasil dari perencanaan dan pengendalian perusahaan, Investasi, Maintenance dari aset perusahaan, Akuisisi dan pengembangan SDM perusahaan, Kondisi pasar yang berkaitan dengan pengambilan keputusan, seperti ukuran pasar, market share, competitor performance, Faktor-faktor struktural dari proses bisnis, seperti struktur produksi, struktur biaya, financial accounting dan profitability analysis.
5.TR-Treasury, Modul TR berfungsi untuk mengintegrasikan antara cash management dan cash forecasting dengan aktivitas logistik dan transaksi keuangan.


Labels: , , ,